Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Siklus ADE Berbasis Portofolio

  • Rahma Faelasofi Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung
  • Suminto Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung
Keywords: Portofolio; Cooperative; Learning Outcomes; ADE Cycle.

Abstract

The purpose of this studywasto increase students’motivation and learning outcomes related to the implementation of cooperative learning models with a cycle of activity, discussion, and exercise based-portfolio. Classroom Action Research (CAR) was conducted in thethird semester students designed with two cycles, in whicheach cycle had plan, implementation, observation, and reflection. The collected data were dataabout students’learning motivation and students’learning outcomes. Then the data were analyzedbyusing descriptive statistics. Based on the results of data analysis in the first cycle,the average of students’ learning reached 58.55 and in the second cycle,the average of students’ learning motivation reached 82.91. While the average scoreof student learning outcomes obtained in the first cycle was 61.43 and in the second cycle was 79.29. Thus,it could be concluded that there was an increase in students’ learningmotivation andlearning outcomes through lectures by using cooperative learning model with ADE cycle of portofolio-based.

References

Abbas, N. (2012). Meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui model pembelajaran berbasis masalah dengan penilaian portofolio di SMPN 10 kota Gorontalo.Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran (JPP),16(2), 125-130.

Abidin, Z. (2016). Pengembangan model pembelajaran matematika berbasis portofolio (PMBP) pada siswa Sekolah Menengah Pertama.Jurnal Pendidikan Matematika (JPM),2(1), 79-102. DOI: http://dx.doi.org/10.33474/jpm.v2i1.209

Afiyanti, Y. (2008). Focus group discussion (diskusi kelompok terfokus) sebagai metode pengumpulan data penelitian kualitatif. Jurnal Keperawatan Indonesia, 12(1), 58–62. https://doi.org/10.7454/jki.v12i1.201

Ardiansyah, A., &Faelasofi, R. (2019). Peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika. JURNAL e-DuMath, 5(1), 31–37.

Arsyad, A. (2002). Media pembelajaran. Jakarta: Rajda Rosida Karya.

Azis, A., Yulianti, D., & Handayani, L. (2006). Penerapan model pembelajaran kooperatif dengan memanfaatkan alat peraga sains fisika (materi tata surya) untuk meningkatkan hasil belajar dan kerjasama siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 4(2).94–99. https://doi.org/10.15294/jpfi.v4i2.162

Faelasofi, R. (2017). Identifikasi kemampuan berpikir kreatif matematika pokok bahasan peluang. JURNAL E-DuMath, 3(2), 155–163. https://doi.org/10.26638/je.460.2064

Fatmawati, A. (2013). Implementasi siklus ACE melalui model pembelajaran kooperatif tipe think pair share dalam meningkatkan kualitas perkuliahan pengembangan program pembelajaran biologi. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 1(2), 106-115.

Ikhsan, M. (2014). Penggunaanmodel pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share (TPS) untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan disposisi matematis siswa di SMA Negeri 1 Bireuen. Jurnal Didaktik Matematika, 1(1), 83-95. DOI: https://doi.org/10.24815/jdm.v1i1.1331

Maftuh, M. S. (2018). Profil siswa SMA dalam memecahkan masalah statistika berdasarkan tingkat kemampuan matematika. FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika, 4(1), 71-86.https://doi.org/10.24853/FBC.4.1.71-86

Nufus, H., Ariawan, R., Nurdin, E., & Hasanuddin, H. (2016). Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together(NHT) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII berdasarkan level kemampuan matematis. Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 4(1), 29-42.DOI: https://doi.org/10.24256/jpmipa.v4i1.250

Nurhadi, K. (2004). Pertanyaan dan jawaban. Jakarta: Grasindo.Rahmawati, D. (2014). Implementasi group investigation dengan scientific approach berbasis portofolio terhadap kemampuan berpikir kritis matematis.Unnes Journal of Mathematics Education,3(3). 220-230. DOI https://doi.org/10.15294/ujme.v3i3.4488

Saragih, S. (2013). Peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa SMA/MA di kecamatan simpang ulim melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 19(2), 174-188.DOI: http://dx.doi.org/10.24832%2Fjpnk.v19i2.275

Sudiana, I. K. (2012). Upaya pengembangan soft skills melalui implementasi model pembelajaran kooperatif untuk peningkatan aktivitas dan hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran kimia dasar. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 1(2), 91–101.DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v1i2.4489

Sugandi, A. I. (2013). Pengaruh pembelajaran berbasis masalah dengan setting kooperatif jigsaw terhadap kemandirian belajar siswa SMA. Infinity Journal, 2(2), 144-155.DOI: https://doi.org/10.22460/infinity.v2i2.p144-155

Susilo, B. E., & Kharisudin, I. (2010). Improving the autodidact learning of student on kalkulus through cooperative learning “student teams achievement division” By portofolio programmed.Jurnal penelitian pendidikan,27(1), 78-83. DOI: https://doi.org/10.15294/jpp.v27i1.196

Published
2020-01-24